Pergilah Cinta

“Sampai detik ini, aku tidak pernah tahu bagaimana wujudnya cinta; apa itu
cinta? Abstrakkah? sesuatu yang mendayaguna? Atau, suatu keyakinan yang
bernyawa? Ah, entahlah! Yang pasti; cinta

itu memang tak sebatas definisi, bukan penjabaran kata konkret, bukan pula
amalan hati yang terlampau bias. Bukan itu. Sama sekali bukan itu.
Barangkali cinta itu memang rekaan yang melegenda. Memuat kisah-kisah yang
beragam dibalik rahasianya yang terselubung. Aku memang

bingung bila harus menjelaskan definisi cinta.

Aku tidak tahu. Bahkan benar-benar tidak tahu.Hanya satu yang kutahu; bagiku
cinta itu adalah kenikmatan yang membawa jiwa ini terbangSelalu ungkapan itu
saja yang aku utarakan, setiap kali aku menatap lembayung yang nyaris
tenggelam karena kuperhatikan dari jarak sejauh 12meter dari hadapanku.
Marah barangkali. Atau ia terlampau benci karena aku perhatikan. Aku memang
pantas

untuk dibenci siapapun. Termasuk lembayung yang dahulu tersenyum ramah
padaku. Senyuman yang tak pernah kudapatkan lagi hingga hari kini.”.

Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Aku
menunggunya. Tapi apa yang terjadi? Setiap kali aku bertanya dengan
pertanyaan yang serupa, tak ada jawaban. Barangkali

Cinta memang sedang berpikir, barangkali Cinta memang butuh banyak waktu
lagi untuk berpikir. Selalu keyakinanku yang berkata tanpa curiga sebagai
penyemangat jiwa yang mulai surut akan penantian. Sekali lagi aku tetap
ingin menunggu, dan terus menunggu. Hingga datang waktu ini.

waktu dimana aku mulai muak dengan ungkapan “nama lain dari cinta adalah
penantian yang abadi”,

waktu dimana semua hal yang kulakukan selama beberapa tahun lamanya terasa
sia-sia.”aku bermimpi lagi” ucapku pagi itu.

4 Tanggapan

  1. santai yan klo mang dah jodoh si dia bakalan balik.klo dia dah dimiliki yg laen,,, ya cari yg laen z….😀 why not
    i’m support u

  2. santai-santai bro, udah iklas kok. udah lupa, udah ga inget masa lalu yang kelam😀. keep move, move and move. don’t stop in hire.

  3. cinta itu emank kenikmatan. kalau apa yang kita lakui ikhlas. tapi kalu nyakiti dirimu sendiri. mending cari tempat yang bisa ngedamai hati. semisal, . . . dogma yang ada dikepalamu terus berharap. Saluri aja ke seni yang membuahkan karya-karya yang fenomenal.
    hehehehe. . .

  4. cinta itu ikhlas. Memberi tapi tak mengharap balasan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: